Skip to main content

Hukum Tajwid surat Adz Dzariyat ayat 56 beserta kandungan dan alasannya

Tajwid surat Adz Dzariyat ayat 56 adalah: Mad thabi'i, qolqolah sughra, alif lam qomariyah, ghunnah, ikhfa ausath, mad aridl lissukun.

Daftar Isi [Tampil]

Assalaamu'alaikum, Hallo Sobat Tahsin.ID pada artikel ini akan diuraikan hukum tajwid surat Adz Dzariyat ayat 56.

Surah Adz-Dzariyat (bahasa Arab:الذاريات, artinya "Angin Yang Menerbangkan") adalah surah ke-51 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-67 sesuai dengan urutan pewahyuan Al-Quran.

Surah ini termasuk salah satu surah Makkiyah sebab diturunkan di kota Mekkah. Surah Al-Dzariyat dimulai dengan kata Adz-Dzariyat yaitu angin-angin yang menerbangkan. 

Dikutip dari wikishia, Surah Adz-Dzariyat (bahasa Arab:الذاريات, artinya "Angin Yang Menerbangkan") adalah surah ke-51 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-67 sesuai dengan urutan pewahyuan Al-Quran.

Surah ini termasuk salah satu surah Makkiyah sebab diturunkan di kota Mekkah. Surah Al-Dzariyat dimulai dengan kata Adz-Dzariyat artinya angin-angin yang menerbangkan.

Pada awal surah ini, Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyatakan sumpah dengan lima persoalan kemudian diakhiri dengan pernyataan bahwa janji-NYA itu hak dan pasti benar (terlaksana), ganjaran ukhrawi adalah niscaya dan nyata akan terwujud.

Surat Adz Dzariyat berada pada juz 26-27, terdiri dari 60 ayat, 360 huruf dan 1546 kata.

Hukum menerapkan kaidah ilmu tajwid ketika membaca Al-Quran adalah fardhu ‘ain, sedangkan mempelajari teorinya termasuk fardhu kifayah.

Pembahasan ini diterbitkan bertujuan untuk membantu umat Islam memahami hukum tajwid secara benar.

Adapun prakteknya, setiap muslim dianjurkan untuk tetap belajar kepada seorang guru secara langsung.

Kandungan surat Adz Dzariyat ayat 56

Allah Subhanahu Wa Ta'ala menegaskan dalam kandungan Al Quran surat Adz Dzariyat ayat 56 bahwa tujuan diciptakannya jin dan manusia, tidak lain ialah untuk beribadah kepada-Nya.

Beribadah dalam arti menyembah, mengabdi, menghamba, tunduk, tata dan patuh terhadap segala yang dikehendaki-Nya.

Ketundukkan, ketaatan dan kepatuhan dalam rangka ibadah tersebut harus menyeluruh secara total, baik lahir maupun batin. Tujuan ibadah ialah untuk mencari ridha Allah SWT.

Alt Text!

Pembahasan artikel ini mencakup hukum mad, hukum nun sukun, ghunnah, alif lam, serta qolqolah yang ada pada surat Adz Dzariyat ayat 56.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita memang sebaiknya merutinkan membaca Al-Quran karena ini adalah ibadah yang berpahala.

Baiklah, agar bacaan Al Quran kita menjadi bagus, kita akan langsung membahas hukum tajwid dari surat Adz Dzariyat ayat 56 teks Arab dan latin di bawah ini.

اَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحمٰنِ الرَّحِيْمِ

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَا لْاِ نْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

wa maa kholaqtul-jinna wal-ingsa illaa liya'buduun

"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Az-Zariyat 51: Ayat 56).

Tajwid surat Adz Dzariyat ayat 56

"Pengertian Mad Thabi'i"

Mad thabi'i

وَمَا

Tajwid pada kata diatas adalah Mad thabi'i (mad ashli), sebab huruf alif mati setelah fathah. Panjang mad thabi'i yaitu 1 alif (dua harakat).

"Hukum Qolqolah"

Qolqolah sughra

خَلَقْتُ

Tajwid pada kata diatas adalah Qolqolah sughra, sebab huruf qolqolah yaitu Qaf sukun asli.

"Hukum Alif Lam"

Alif lam qomariyah & Ghunnah

الْجِنَّ

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Alif lam qomariyah, sebab alif lam menghadapi huruf Jim, tandanya ada sukun.
  2. Ghunnah, sebab huruf Nun ditasydid. Cara membaca ghunnah yaitu huruf nun dibaca dengung ditahan antara 2-3 harakat.
"Hukum Ikhfa"

Ikhfa ausath

وَا لْاِ نْسَ

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Alif lam qomariyah, sebab alif lam menghadapi huruf Hamzah.
  2. Ikhfa Ausath (pertengahan), sebab Nun mati menghadapi huruf Sin. Cara membaca ikhfa ausath adalah bacaan ikhfa dan ghunnahnya sama (sedang).

Mad 'aridl lissukun

اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Mad thabi'i (mad ashli), sebab huruf alif mati setelah fathah.
  2. Mad 'aridl lissukun (bila dibaca waqaf), sebab mad thabi'i (Wawu mati setelah dlommah) menghadapi huruf hidup lalu dibaca waqaf. Panjang mad 'aridl lissukun adalah 2, 4 atau 6 harakat.
Demikianlah uraian hukum tajwid surat Adz Dzariyat ayat 56 semoga bermanfaat dan bisa dipraktekkan.
youtube image

Like and Subscribe

Tahsin.id on YouTube
YouTube
Subscribe

Follow TikTok Tahsin.ID

@tahsin.id
Comment Policy:
Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Buka Komentar
Tutup Komentar